Senin, 11 Maret 2013

RAT ke II dan Pembukaan Madina Mart

MADINAH MART : BMT Al Madinah Buka Minimarket Senilai Rp350 juta


SOLO - Koperasi Serba Usaha Syariah (KSUS) BMT Al Madinah menginvestasi dana senilai Rp3 50 juta untuk ekspansi usaha sebuah minimarket, Madinah Mart, di Solo.

Ketua Pengurus KSUS BMT Al Madinah, Haryadi Hidayat SE, menyampaikan Madinah Mart dibuka khusus untuk melayani anggota koperasi, anggota binaan dari kalangan pedagang kecil termasuk pedagang angkringan di kawasan Jajar.

“Ini merupakan pilot project kami, yang akan menjadi salah satu unit usaha KSUS BMT Al Madinah,” kata Haryadi, saat ditemui wartawan, di sela-sela pembukaan Madinah Mart, Sabtu (12/1/2013).

Sebelumnya, lanjut dia, KSUS BMT Al Madinah sudah memiliki sejumlah unit bisnis utama, seperti layanan pembiayaan, simpanan, dan di sektor riil mereka punya unit usaha penggemukan kambing etawa di Tawangmangu, Karanganyar.

Dia menjelaskan, KSUS BMT Al Madinah yang berdiri sejak Maret 2011, kini memiliki sekitar 458 anggota. Dan per 31 Desember 2012 mampu mencatat total aset senilai Rp1,8 miliar. “Dari nilai aset itu, dana yang kami investasikan untuk membuka unit usaha minimarket sekitar Rp350 juta,” imbuh dia.

Madinah Mart, hampir sama dengan minimarket pada umumnya, terutama dari jenis produk yang dijual. “Hanya saja, harga jual produk kami jamin jauh lebih kompetitif. Rata-rata selisih harganya bisa mencapai 5% dari rata-rata harga jual di minimarket modern yang lain. Kami siap bersaing dengan minimarket yang sudah mapan sebelumnya, karena kami punya segmen pasar sendiri.”

Kendati siap melayani masyarakat umum, Madinah Mart sudah memiliki calon pelanggan yaitu kalangan pedagang kecil binaan KSUS BMT Al Madinah.

“Kontribusi anggota binaan adalah untuk menyisihkan sebagian hasil usahanya untuk disimpan di koperasi. Kemudian, kebutuhan para pedagang kecil atas barang dagangan, seperti teh, kopi, gula, akan kami fasilitas. Barang dagangan yang diambil tidak harus bayar tunai, tapi bisa diangsur sepekan kemudian.”

Haryadi melanjutkan, Madinah Mart memiliki target transaksi untuk mengejar break event point (BEP). “Kami memang ada keuntungan atau marjin dari bisnis ini tapi sangat kecil. Meskipun demikian kami juga berharap bisa segera BEP, sehingga harapannya minimal transaksi di Madinah Mart adalah Rp5 juta per hari.” (dot)